BERITA MUBA sangat berterima kasih apabila Anda memberikan suatu bentuk apresiasi dalam bentuk kritik, saran, komentar ataupun tulisan dan opini karena hal tersebut akan sangat membantu untuk pembanggunan MUBA di masa mendatang. Kirim Tulisan/Opini ke asahnet@gmail.com atau asahinternet@yahoo.com

Thursday, December 7, 2006

Muba(Sekayu) membutuhkan Shoping Centre dan Taman Bermain seperti DuFan (Dunia Fantasi).

”OPINI”
Oleh : Rahmad Basith

Alhamdulillah PILKADA MUBA telah berlangsung aman dan tertib, dan telah kita ketahui bersama-sama bahwa Ir.H. Alex Noerdin,SH terpilih kembali untuk memimpin kabupaten terkaya di sumsel ini untuk 5 (lima) tahun kedepan.
Dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kepemimpinan Alex Noerdin yang lalu sudah dapat kita lihat hasilnya, baik itu bangunan fisik maupun sistemnya, antara lain pembebaskan biaya sekolah dari SD sampai dengan SMA, diadakannya berobat geratis bagi rakyat miskin dan lain-lainnya. Dan juga ada rencananya Pemkab Muba pada tahun 2007 mendatang akan membangun tiga ( 3 ) rumah sakit. Ketiga rumah sakit tersebut di bangun di Kota Sekayu, Kecamatan Sungai Lilin dan Bayung Lincir.

Saya melihat, alangkah bagusnya kalau pembangunan-pembangunan tersebut itu dapat diimbangi dengan perbaikan pendapatan perkapita rakyat muba itu sendiri, sehingga rakyat itu sendiri bisa membiayai kebutuhan kehidupannya sehari-hari, dengan cara melalui pemberdayaan masyarakat miskin itu sendiri, supaya rakyat itu bisa menjadi mandiri dan sejahtera.

Oleh karena itu untuk menambah pendapatan perkapita rakyat dan untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian di Muba dan untuk menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan untuk membuat Rakyat Muba betah tinggal di Muba dan juga untuk menarik perantau dan pengusaha Muba kembali ke Muba, saya berpendapat sudah saatnya Pemerintah Muba untuk memikirkan pembangunan Shoping Centre dan Taman Bermain seperti DuFan ( Dunia Fantasi). Dengan jalan mencari, mempermudah dan menjalin kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Muba dengan calon Investor Asing atau Lokal.

Seperti contoh kabupaten kabupaten di Jawa, misal Kabupaten Bogor, Kabupaten Malang.

Wassalam,

8 comments:

Zoel said...

Alhamdulillah...
Sekayu sekarang tidak lagi seperti sekayu yang saya tinggalkan
lima tahun yang lalu.semuanya berubah...

Dulu setiap berangkat sekolah dari lumpatan ke sekayu
sepanjang jalan lebih banyak di dominasi oleh semak belukar
dan kebun-kebun masyarakat.Jalanan,walaupun sudah di aspal namun masih banyak terdapat
tambalan di sana-sini.

Sekarang...
Sekayu sudah berubah, bangunan,bangunan baru mulai bermunculan.
jalanan sudah sangat berbeda dengan lima tahun yang lalu.
wajar saja kalau ada orang-orang sekayu yang lama dirantau
kemudian pulang dan sudah tidak mengenal lagi kota kecilnya.
bahkan tidak sedikit yang sudah kebingungan dan nyasar di kota sendiri.

Tidak hanya dari segi Pembangunan fisiknya,
Di segi pendidikan Semuanya seakan terjamin.
Pendidikan gratis dan sekolah-sekolah dengan standar internasional
mulai dikembangkan.SMUN 2 yang dulu alumni pertamanya adalah teman-teman
terbaik saya, sekarang sudah mulai berkiprah mencetak kader-kader penerus bangsa
yang handal.sungguh suatu hal yang membanggakan.

Dan saya bersama teman-teman yang lain, sebagai salah seorang putra daerah
yang kebetulan tinggal jauh di tanah orang
merasa sangat bangga, dengan kemajuan tersebut. walaupun tidak merasakan secara langsung.
bahkan banyak teman-teman yang dirantau tergetar hatinya untuk pulang
dan ikut berpartisipasi membangun MUBA.

Karena Ada satu sisi yang mungkin sedikit terlupakan
yaitu LAPANGAN KERJA. Bukannya pesimis, walaupun Sistem dan kualitas pendidikan bagus,
serta SDM yang di ciptakan handal, akan tetapi peluang kerja tidak ada,
tentunya bukan daerah kita yang akan menikmati keahlian mereka.
so...Mari Ciptakan LAPANGAN KERJA!

Anonymous said...

qymoy : bercoment

Karena saya orang Sekayu, tentu tau persis dimana tempat rekreasi masyarakat ?
Kalau dulu memang pembangunan masih minim.Sekarang setelah pembangunan sudah lumayan, kemana kalau mau sekali2 mengajak keluarga berpiknik melepas lelah?
Apakah anak isteri harus dibawa ketempat karaoke ?
Apakah harus duduk2 ditengah pasar?

Saya lihat ada taman tempat duduk2 dipinggir Musi.Itu sebetulnya sudah masuk kategori tempat yang cocok juga untuk wisata lokal.Tapi harus ditunjang dengan sarana yang berkaitan dengan tempat berpiknik.

Harus ada tempat yang disewakan untuk waroeng kopi, waroeng bakso dsb, katakanlah waroeng murah meriah.Ditambah dengan taman dan pepohonan yang indah dan menyejukkan, yang dijaga kebersihannya tetap asri, sehingga siapa yang pernah berkunjung akan datang kembali dengan sendirinya.

Anonymous said...

(dharu)

Tempat bermain anak-anak yang sehat, kalau menurut saya harus berada di alam terbuka.
Kalau didalam gedung mall, didalam ruang tertutup kurang bagus untuk jangkauan pemandangan.

Kalau untuk pusat perbelanjaan, boleh-boleh saja.
Di Sekayu memang seharusnya dikembangkan atau dimekarkanlah pusat perbelanjaan, supaya tidak terpusat disatu tempat atau disatu pasar saja.
Maksudnya agar supaya lapangan kerja bagi masyarakat, melalui aktivitas berdagang ini, dapat pula menyebar.

Anonymous said...

Keindahan kota sekayu sekarang sangatlah bagus, mulai dari penataan perkantoran sampai bangunan perumahan-perumahan sudah banyak peningkatan. Itu artinya kemajuan sudah dirasakan lebih dari 70% warga muba...
Tapi alangkah sangat baiknya jika perkembangan itu ditingkatkan lagi sampai semua masyarakat bisa meninkmatinya...
sebagai contoh alangkah lebih efektinya jika kios pengisian bahan bakar (SPBU) di MUBA khususnya sekayu ditambah lagi agar proses pengisian BBM bisa lebih lancar..
saya pribadi sangat prihatin dengan kondisi SPBU yang ada, BBM datang malam belum sampai jam 12 siang BBMnya sudah hilang di peredaran..entah bagaimana prosesnya...!!!
kemudian ada baiknya jika program yang dibuat diselesaikan,,misalnya mengapa pemda membuka satu sekolah unggulan tetapi keluaran dari SMA tersebut tidak bisa bekerja disekayu, padahal sudah banyak alumni pertama dari program unggul itu yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana sampai ada yang mendapatkan beasiswa ke Jerman..kemana hati nurani pemimpin daerah....!!!

RomY said...

.Betul, sekayu sangat membutuhkan shoping center.
walaupun sekaya apapun kbupaten itu, tetap miskin lah kalau rakyatnya miskin.

Anonymous said...

Asssalamu'alaikum....
bagus sih usulannya ttg diadakannya shoping center trz arena dupan tp mnrt q caknye sekayu lah ade "Petro Muba" tinggal dimodiv bae makmane carenye ken mecak mol2 yg ade di kota besok, trz untuk sisa anggaran dana nye dialokasike unt masang listrik di plakat tinggi dan sekitarnye cz tiangnye ngen kabel lah banyak tepancang didepan umah warga lah dari tahun 2007 bahkan lah lumutan karene lah lame nia dak dipasang2 cma janji2 be nak mangun tp kongkritnye dak suek listrik yg masuk kesitu. sungguh ironis ditengah zaman serba canggih seperti ini, masih ada budak2 kecik yang harus belajar dgn lampu "strongking".


mekasih yek.....
semoga comment ikak dibace dan direnungke oleh pejabat pemerintah atau DPRD yg sdh terpilih lgsg oleh warga jd dak cuma besok omg pas kampanye bae...

Anonymous said...

anonymous (rang tubuk pulek):
Mane koment yang ku tulis, idak masuk?
Artikel ini sudah beberapa tahun lalu, dan diatas ada dua komen saya.
Kukiro memang jadi lucu pulek mon ibukota kabupaten seperti Sekayu lom suek tempat shoping centre yang memadai terutama untuk kelas menengah ke atas.
Kalu masyarakat kebanyakan/biaso, belanje kemane bae jadi, yang penting disesuaike dan ade pulusnye.
Cak itu bapak-bapak, ibu-ibu,,!!!

Anonymous said...

gimana mau maju klo kecamatan plakat tinggi msh blm teraliri listrik, saya yakin 100%klo kecamatan plakat tinggi di aliri listri akan mempercepat kemajuan kabupaten muba. ternyata kabupaten terkaya ke 5 di indonesia msh ada kecamatan yang blum teraliri listrik. jalan aja rusak ga ada yg benerin ya! saya ga setuju kalo muba itu kaya tapi miskin!!!!!!!!!!

Ingin mendapatkan berita secara cepat? Silahkan anda masukkan kata kunci pencarian untuk mencari artikel yang anda cari di Berita Muba ini: